
Cara Berkomunikasi dengan Lansia agar Nyaman dan Merasa Dihargai: Tips dari Caregiver
Tim STKI · · 2 menit baca
Komunikasi yang baik membuat lansia merasa dihargai dan lebih bahagia. Pelajari cara berbicara dan mendengarkan yang tepat, seperti yang diterapkan caregiver profesional.
Merawat lansia bukan hanya soal makan, mandi, dan minum obat tepat waktu. Hal yang tak kalah penting adalah komunikasi. Lansia yang merasa didengarkan dan dihargai biasanya lebih tenang, lebih kooperatif, dan lebih bahagia. Berikut cara berkomunikasi dengan lansia yang biasa diterapkan caregiver profesional.
Sejajarkan Posisi dan Tatap Wajahnya
- Duduk sejajar dengan lansia, jangan berbicara sambil berdiri di atasnya.
- Tatap wajahnya saat berbicara. Banyak lansia terbantu dengan membaca gerak bibir dan ekspresi.
- Kurangi suara bising di sekitar, seperti televisi yang terlalu keras.
Bicara dengan Jelas, Bukan Berteriak
- Bicara perlahan dan jelas dengan volume yang cukup. Berteriak justru bisa terdengar seperti marah.
- Gunakan kalimat pendek dan satu pertanyaan dalam satu waktu.
- Ulangi dengan kata lain bila lansia belum memahami, bukan hanya mengulang kalimat yang sama lebih keras.
- Pastikan alat bantu dengar atau kacamata sedang dipakai dan berfungsi baik.
Sabar Mendengarkan
- Beri waktu lansia untuk menyelesaikan kalimatnya tanpa dipotong.
- Tunjukkan perhatian dengan anggukan dan tanggapan singkat.
- Dengarkan cerita masa lalunya dengan tulus. Bagi banyak lansia, bercerita adalah cara merasa tetap berarti.
Hormati dan Libatkan dalam Keputusan
- Hindari bahasa yang kekanak-kanakan. Lansia tetap orang dewasa yang layak dihormati.
- Tawarkan pilihan, misalnya "Mau mandi sekarang atau setelah minum teh?"
- Mintalah pendapatnya untuk hal-hal sehari-hari, seperti menu makan atau pakaian.
Saat Lansia Sedang Sedih atau Marah
- Tetap tenang dan jangan membalas dengan nada tinggi.
- Akui perasaannya: "Ibu sedang kesal, ya. Saya mengerti."
- Alihkan perhatian dengan kegiatan yang disukai bila situasi memanas.
Jika lansia mulai sering lupa, bingung dengan waktu dan tempat, atau mengalami perubahan perilaku yang drastis, sampaikan kepada keluarga agar diperiksakan ke dokter.
Caregiver yang Komunikatif Sangat Berarti
Caregiver yang sabar dan hangat bisa menjadi teman sehari-hari bagi orang tua kita. Caregiver yang disalurkan Solusi Tenaga Kerja Indonesia dilatih cara berkomunikasi yang santun dan empatik dengan lansia di LPK STKI.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana berbicara dengan lansia yang pendengarannya menurun?
Hadapkan wajah Anda, bicara perlahan dan jelas, kurangi suara bising di sekitar, dan pastikan alat bantu dengar terpasang dengan baik bila digunakan.
Apa yang sebaiknya dilakukan bila lansia sering mengulang cerita yang sama?
Dengarkan dengan sabar dan tanggapi dengan hangat. Mengulang cerita cukup umum pada lansia dan bisa menjadi cara mereka merasa dekat dengan orang di sekitarnya.
Mencari Caregiver Lansia di Bekasi?
Lihat profil caregiver STKI untuk keluarga di Bekasi dan Jabodetabek. Baca juga aktivitas kognitif untuk lansia dan kunjungi situs resmi STKI.