
Cara Mengajak Anak Merapikan Mainan Sendiri: Trik Nanny yang Bisa Dicoba di Rumah
Tim STKI · · 2 menit baca
Mainan berserakan setiap hari? Dengan cara yang tepat, anak bisa belajar merapikan mainannya sendiri. Coba trik sederhana yang biasa dipakai nanny berikut ini.
Lantai penuh balok, boneka, dan mobil-mobilan adalah pemandangan biasa di rumah yang ada anak kecilnya. Merapikan sendiri setiap malam memang lebih cepat, tetapi anak jadi tidak belajar bertanggung jawab. Kabar baiknya, mengajak anak merapikan mainan bisa dilatih sejak usia balita dengan cara yang menyenangkan.
Kenapa Anak Perlu Belajar Merapikan Mainan?
- Melatih tanggung jawab atas barang miliknya
- Melatih kemandirian dan rasa percaya diri
- Mengenalkan konsep kategori, warna, dan ukuran
- Membuat rumah lebih aman dari risiko tersandung
Siapkan Tempat Penyimpanan yang Ramah Anak

- Gunakan rak rendah yang bisa dijangkau anak.
- Pilih kotak atau keranjang terbuka yang mudah dimasukkan mainan.
- Beri label bergambar pada setiap kotak, misalnya gambar balok atau boneka, karena anak kecil belum bisa membaca.
- Batasi jumlah mainan yang dikeluarkan. Rotasi mainan setiap beberapa minggu supaya tidak terlalu banyak yang berserakan.
Trik Agar Anak Mau Beres-Beres
- Beri contoh dan kerjakan bersama. Awalnya anak butuh ditemani, bukan diperintah dari jauh.
- Jadikan permainan. Misalnya lomba memasukkan balok, atau "siapa paling cepat memasukkan semua boneka".
- Gunakan lagu beres-beres sebagai tanda waktunya merapikan.
- Beri instruksi yang spesifik. "Masukkan mobil ke kotak biru" lebih mudah dipahami daripada "rapikan kamarmu".
- Tetapkan waktu rutin, misalnya sebelum mandi sore atau sebelum tidur.
- Puji usahanya, meskipun hasilnya belum sempurna.
Sesuaikan dengan Usia Anak
- Usia 2–3 tahun: masih perlu dibantu, cukup memasukkan beberapa mainan ke kotak.
- Usia 4–5 tahun: mulai bisa mengelompokkan mainan sesuai kotaknya.
- Usia 6 tahun ke atas: bisa merapikan kamarnya sendiri dengan pengingat.
Konsistensi Adalah Kuncinya
Kebiasaan baru terbentuk dari pengulangan setiap hari. Di sinilah nanny berperan penting. Nanny yang mendampingi anak sehari-hari bisa menerapkan aturan yang sama secara konsisten, bahkan saat orang tua sedang bekerja.
Nanny yang disalurkan Solusi Tenaga Kerja Indonesia dibekali cara mengasuh yang sabar dan mendidik, termasuk melatih kemandirian anak sesuai usianya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Mulai usia berapa anak bisa diajak merapikan mainan?
Sejak sekitar usia 2 tahun dengan bantuan orang dewasa, dimulai dari tugas sederhana seperti memasukkan beberapa mainan ke dalam kotak.
Bagaimana jika anak menolak merapikan mainan?
Tetap tenang, kerjakan bersama, bagi menjadi tugas-tugas kecil, dan jadikan permainan. Hindari hukuman agar beres-beres tidak menjadi hal yang ditakuti.
Mencari Nanny di Jakarta Utara?
Lihat profil nanny STKI untuk keluarga di Jakarta Utara dan sekitarnya. Baca juga cara mengajarkan anak cuci tangan dan kunjungi situs resmi STKI.