
Pentingnya Kebersihan Tangan Saat Merawat Bayi Baru Lahir: SOP yang Diterapkan Baby Sitter
Tim STKI · · 2 menit baca
Daya tahan tubuh bayi baru lahir masih berkembang, sehingga kebersihan tangan orang yang merawatnya sangat penting. Simak kapan dan bagaimana mencuci tangan dengan benar.
Bayi baru lahir belum memiliki daya tahan tubuh sekuat anak yang lebih besar. Tangan orang dewasa yang menggendong, mengganti popok, atau menyiapkan susu bisa menjadi jalan masuk kuman bila tidak dijaga kebersihannya. Karena itu, kebersihan tangan saat merawat bayi baru lahir adalah standar yang selalu diterapkan baby sitter profesional.
Kapan Harus Mencuci Tangan?
- Sebelum menggendong atau menyentuh bayi
- Sebelum menyiapkan ASI perah, susu, atau makanan bayi
- Sebelum merawat tali pusat atau memberi obat sesuai anjuran dokter
- Setelah mengganti popok
- Setelah dari toilet
- Setelah batuk, bersin, atau membuang ingus
- Setelah memegang uang, telepon genggam, atau barang dari luar rumah
- Setelah membuang sampah atau memegang hewan peliharaan
Cara Mencuci Tangan yang Benar
- Basahi tangan dengan air mengalir dan gunakan sabun.
- Gosok telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, ibu jari, dan ujung jari.
- Lakukan setidaknya 20 detik.
- Bilas dengan air mengalir sampai bersih.
- Keringkan dengan handuk bersih atau tisu sekali pakai.
Bila tidak ada air dan sabun, gunakan hand sanitizer berbahan alkohol sebagai pengganti sementara. Namun, jika tangan terlihat kotor, tetap cuci dengan sabun dan air.
Kebiasaan Higienis Lainnya
- Jaga kuku tetap pendek dan bersih, karena kotoran mudah terselip di bawah kuku.
- Lepas cincin dan gelang saat merawat bayi agar tangan mudah dibersihkan dan tidak melukai kulit bayi.
- Gunakan masker bila sedang batuk atau pilek, dan beri tahu orang tua bayi.
- Siapkan hand sanitizer di dekat pintu masuk bagi tamu yang ingin menjenguk bayi.
- Cuci tangan juga setelah menyentuh permukaan yang sering dipegang banyak orang.
Minta Tamu Ikut Menjaga Kebersihan
Keluarga dan kerabat biasanya ingin menggendong bayi. Tidak perlu sungkan meminta mereka mencuci tangan lebih dulu, dan sebaiknya orang yang sedang sakit menunda menjenguk sampai sehat.
Baby Sitter dengan Standar Kebersihan yang Jelas
Kebiasaan kecil seperti ini, bila dilakukan konsisten setiap hari, membantu melindungi bayi. Baby sitter yang disalurkan Solusi Tenaga Kerja Indonesia dilatih menerapkan standar kebersihan dalam perawatan bayi di LPK STKI dan berpengalaman minimal satu tahun.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah hand sanitizer sudah cukup saat merawat bayi?
Hand sanitizer hanya pengganti sementara bila tidak ada air dan sabun. Setelah mengganti popok atau saat tangan terlihat kotor, tetap cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Bolehkah pengasuh yang sedang pilek merawat bayi?
Sebaiknya beri tahu orang tua bayi, gunakan masker, dan jaga kebersihan tangan lebih ketat. Bila sampai demam, sebaiknya beristirahat lebih dulu.
Mencari Baby Sitter di Jakarta Pusat?
Lihat profil baby sitter STKI untuk keluarga di Jakarta Pusat dan Jabodetabek. Baca juga cara mengajarkan anak cuci tangan dan kunjungi situs resmi STKI.
Artikel ini berisi informasi umum dan bukan pengganti saran dokter atau bidan.